Sebagai engineer (calon engineer sih..), kita tidak dapat menyanggah bahwa banyak sekali hal yang kita lakukan berhubungan dengan angka, sehingga hal mengenai angka ini menjadi penting sekali. Tapi tidak disadari bahwa kita sering salah dalam memakai angka dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Pada bab 6 buku concepts in engineering telah dibahas sedikit tentang tata-cara penggunaan angka yang benar, dan saya akan menguraikan sedikit yang telah saya baca.
Penulisan Angka
Penulisan angka berbeda pada setiap keadaan, yang umum dipakai yaitu penulisan standar United States of America(amerika serikat) dan eropa.
Sebagai contoh, akan diuraikan perbedaan penulisan angka “dua ribu lima ratus enam puluh lima koma tiga”:
US :
2,565.3
Eropa :
2.565,3
Seperti yang telah diuraikan terdapat perbedaan dalam penggunaan tanda pemisah, yaitu titik dan koma. Sekilas saya lebih ‘akrab’ dengan penulisan gaya eropa, tapi tetap saja tidak bisa dikatakan mana yang salah dan mana yang benar, hanya masalah perbedaan kebiasaan penggunaan saja. Untuk menghindari kesalahan pembacaan, pada tingkat internasional telah dibuat tetapan sebagai berikut.
Perjanjian yang ditetapkan (Internasional), contoh masih dengan angka yang sama dengan diatas :
2 565.3
Gaya penulisan diatas bisa digunakan pada hampir semua perhitungan saat ini, namun ada juga notasi yang menyertakan sangat banyak angka, sebagai contoh di buku concepts in engineering, penulisan angka pada tetapan avogadro
602 213 670 000 000 000 000 000
Nah, untuk menggantikan penulisan yang bertele-tele ini, pada penulisan notasi scientific, maka ditulis sebagai berikut:
6.0221367 x 1023
Pada penulisan pers, banyak ditemui penulisan angka yang lebih kecil daripada satu dengan tanpa angka ‘nol’ di depannya, dan ini sama sekali dilarang di dunia engineering karena dapat mengakibatkan kesalahan dalam pembacaan.
Contoh:
.899
Yang seharusnya:
0.899
sekian dulu bagian pertama.. (cape euy)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar